Hal pertama yang dilihat pengunjung ketika tiba pada sebuah website adalah tampilan/ desain website tersebut (layout, image, dan  elemen desain lainnnya), visitor/ pengunjung seacara langsung akan melihat tampilan sebuah website sebelum membaca konten/ isi dari website tersebut dan melanjutkan untuk menjelajahi sebagian/ semua konten website, masuk kedalam menu-menu serta fitur-fitur website.

http://developer.apple.com/internet/images/simple_layout.gif

Terutama apabila pengunjung yang baru pertama kali mendatangi sebuah website, kesan pertama yang dia tangkap akan menjadi penentu, apakah website ini pantas dikunjungi lagi atau tidak.

Membangun suatu citra website bisa  dilakukan mulai dari memanfaatkan visual desain, sebuah desain website bisa saja dibangun menjadi berbagai karakter. Hal yang penting untuk menentukan karakter yang tepat, yang sesuai dengan misi dan latar belakang website tersebut. Sebagai gambaran mudah, untuk website sebuah perusahaan finansial karakter yang dibangun secara visual harus memberi kesan profesional, aman, formal, dan sekaligus bisa mengambil kepercayaan pengunjung website.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada desain website adalah:

Pemilihan warna yang tepat

Warna sangat berpengaruh dalam sebuah desain. Seperti yang telah kita ketahui, masing masing warna memiliki karakter tersendiri, dan mecerminkan suasana tertentu. Kombinasi warna sebuah design website harus bisa mewakili karakter yang diinginkan. Tetapi perlu diingat, jika kombinasi warna berlebihan akan mengalihkan perhatian pengunjung dari konten website.

Teks yang mudah dibaca

Penggunaan teks pada website harus tepat sehingga semua konten, menu, fitur, mudah dibaca oleh visitor/ pengunjung, hal ini bisa dicapai dengan mengatur warna teks dan background. Selain itu penggunaan font yang tepat juga perlu diperhatikan, jenis font, ukuran font, style font dalam desain. Selain itu pengaturan alinea paragraf dan jarak antara teks (letter spacing) juga perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang kosong antar elemen harus harmonis. Semua hal tentang pengaturan teks website yang tepat bertujuan supaya teks website mudah dibaca.

Desain visual yang harmonis

Image atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain. Image bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest. Sebaiknya pemilihan image sesuai dengan keseluruhan tema dan karakter desain website. Komposisi image dengan elemen lain juga harus sesuai, adakalanya sebuah website membutuhkan image yang besar (hampir fullscreen) untuk memberi kesan tertentu, dan dikombinasi dengan teks yang lebih kecil porsinya, ada pula website dengan komposisi teks yang lebih banyak dan image hanya sebagai unsur tambahan. Komposisi antara image dengan teks tergantung dari tema dan karakter yang ingin dibangun.

Yang penting harus bijaksana dalam memilih, menempatkan, dan mengkomposisi image, dan yang tidak kalah penting adalah kualitas image itu sendiri. Hal lain yang harus menjadi pertimbangan adalah besarnya file. Kecepatan load sebuah halaman website sebagian besar ditentukan oleh besarnya ukuran file, terutama image, apalagi bagi kita di Indonesia yang kecepatan akses internetnya sebagian besar dibawah rata-rata.

Layout yang Simpel

Layout atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemen-elemen yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya.

Layout yang berantakan membuat pengunjung kesulitan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan sesuatu. Penempatan yang tidak sesuai, point of interest yang menyesatkan, dan urutan tata letak yang acak, sangat tidak menguntungkan.

Alur yang mudah dimengerti

Layout desain website harus bisa menuntun pengunjung dan mengarahkan mereka ke sesuatu yang kita inginkan, jadi kitalah yang menuntun alur perhatian pengunjung dari titik a, ke titik b, ke titik C, dan seterusnya, sehingga tujuan kita dan misi dari website bisa dicerna dengan baik oleh pengunjung. Hal ini tidaklah mudah, berbeda dengan media lain seperti televisi, dan koran, audience dalam kendali pemberi informasi, mereka menerima apa adanya dan pasif, dan tidak melakukan tindakan aktif untuk memilah. Sedangkan pada website, pengunjung memiliki kendali penuh, mereka aktif, dan oleh karena itu alur dari desain website harus jelas dan mudah dipahami agar pengunjung tidak frustasi menemukan apa yang mereka inginkan.

Menu Navigasi yang jelas

Websurabaya - Blueprint

Salah satu elemen penting yang juga wajib diperhatikan adalah navigasi atau menu. Menu navigasi adalah satu-satunya cara pengunjung berinteraksi dengan website. Ada banyak cara dan banyak desain menu navigasi, tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah fungsi utamanya, sebagai alat interaksi pengunjung dengan website.

Website bisa saja mempunyai beberapa menu/navigasi, bisa diatas pada header, atau pada sidebar, maupun dibawah pada footer. Tidak ada rumus yang mengharuskan dimana kita menempatkan menu, yang penting harus menyatu dengan alur dan layout desain sebuah website.

Leave a Reply